Why Project EPrints Repository

Hallo

Kali ini Dimas akan membahas sebuah Project Skripsi yang baru lagi nih pada semester 8 ini yang bernama EPrinst yang harus saya pelajari lebih dalam untuk dapat membuat Repository di Kampus Raharja.

Lanjut pada Why EPrints?

Pada awalnya saya bingung ketika mengganti project yang telah dicetuskan oleh pak Yusup diberitahu tentang kata Eprints dan dalam hati pun berkata Eprints wadoh baru denger, seketika saya langsung mencari-cari apa itu EPrints? Nah jadi Eprints adalah salah satu repository elektronik, Eprints dapat menyimpan data :

  1. Data Penelitian
  2. Data Bahan Ajar
  3. Buku
  4. Multimedia (Gambar/Video/Suara)

EPrints adalah aplikasi arsip digital yang sederhana dan dapat dengan mudah dikelola, EPrints sudah terintegrasi dengan metadata dan mampu melakukan penelusuran advanced search.

Pada perkembangan EPrints di Indonesia yang cukup banyak kampus yang menggunakan EPrints sebagai media untuk tempat penyimpanan file PDF yang nantinya semua terkumpul pada Repository, dari kampus lain yang telah mengimplementasikan EPrints terdapat kampus, antara lain UNDIP, UNY, UGM, UNS, UMS, UI, UPI, UNNS, UNSRI, UAD dan masih banyak yang lainnya.

Gambar : EPrints UNDIP

Gambar : EPrints UNY

Gambar : EPrints UGM

Gambar : EPrints UNS

Gambar : EPrints UMS

Untuk penggunaan EPrints ini pada Perguruan Tinggi Raharja masih belum digunakan pada dalam membuat repository sebagai bentuk penyimpanan konten digital yang saat ini menjadi trend dan juga merupakan salah satu ukuran dalam pemeringkatan webometric. Institutional Repository (IR) adalah suatu kegiatan mengumpulkan, menyimpan dan menyebarkan suatu bentuk digital dari sebuah institusi dan isi dari IR adalah hasil penelitian berupa journal baik sebelum dicetak maupun yang sudah dicetak, versi digital dari tesis dan disertasi terkadang juga hasil dari skripsi.

Repository adalah suatu bentuk penyimpanan konten digital yang saat ini menjadi trend dan juga merupakan salah satu ukuran dalam pemeringkatan webometric. Institutional Repository (IR) adalah suatu kegiatan mengumpulkan, menyimpan dan menyebarkan suatu bentuk digital dari sebuah institusi dan isi dari IR adalah hasil penelitian berupa journal baik sebelum dicetak maupun yang sudah dicetak, versi digital dari tesis dan disertasi terkadang juga hasil dari skripsi.

EPrints merupakan perangkat lunak opensource yang telah dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science, University of Southampton, England United Kingdom. Repository ini bisa berbentuk arsip misalnya makalah penelitian. Selain itu juga bisa digunakan untuk menyimpan gambar, data penelitian dan suara dalam bentuk digital. EPrints adalah aplikasi perpustakaan digital yang sederhana dan dapat dengan mudah dikelola. Selain itu, EPrints sudah terintegrasi dengan metadata dan mampu melakukan penelusuran advanced search serta fitur lainnya. aplikasi ini dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Pada tahun 2002, research library group, sebuah asosiasi penyelengaraan perpustakaan penelitian di Amerika Serikat secara formal mendefinisikan trusted repository sebagai sarana penyimpan dengan akses jangka panjang yang dapat diandalkan bagi pemanfaatan sumber daya digital untuk keperluan komunitas tertentu. Secara organisatoris, sarana penyimpanan ini dapat berada di lingkungan lokal sebuah institusi atau dapat juga berupa program untuk mengakses dari jarak jauh sebuah sarana penyimpanan yang diletakan dan dikelola oleh institusi.

Manfaat repository

Melakukan aktivitas mengumpulkan, melestarikan dan menyebarluaskan output berupa karya ilmiah institusi dalam format digital secara online maupun offline. Hal ini dilakukan secara berkesinambungan untuk menunjang kegiatan akademik dan penelitian. Dilihat dari aspek manfaat, ada 4 hal yang menjadi perhatian utama bagi eksistensi institutional repository sebuah perguruan tinggi, diantaranya sebagai berikut :

  1. Untuk mengumpulkan konten dalam satu lokasi sehingga mudah untuk ditemukan kembali
  2. Untuk menyimpan dan melestarikan aset intelektual sepanjang waktu.
  3. Untuk menyediakan akses terbuka terhadap karya intelektual institusi kepada khalayak umum.
  4. Untuk menciptakan visibilitas global bagi hasil karya ilmiah institusi.

Kelebihan dan kekurangn dari Eprints dapat dilihat dari Angka sebagai penilaian yang telah tersusun dan dijejerkan dengan pesaing Eprints dapat dilihat dibawah ini.

Mengapa saya memilih EPrints? karena Eprints paling banyak digunakan karena cukup mudah untuk mengoperasionalkan serta juga berbasis PHP dan MySQL. Selain itu EPrints juga bersahabat dengan google scholar yang merupakan salah satu faktor dalam pemeringkatan webometric.

 Sekian dari why project saya, terima kasih

Views All Time
Views All Time
212
Views Today
Views Today
1
237 Total Views 1 Views Today

14 Responses

  1. Setelah di paparkan oleh Dimas ternyata EPrint banyak manfaatnya dan digunakan oleh sebagian besar kampus.
    Tahap selanjutnya adalah tahap instalasi EPrint di repository.raharja.ac.id.

  2. waaah why project yang sangat bagus. awalnya Fanni aga bingung apa itu eprints ? karna baru denger banget dan setelah dimas share cermi ini akhirnya Fanni jadi tau apa itu eprints. semangat terus yaa dimas untuk project barunya 🙂

  3. Why projectnya sudah matang nih dimas
    Bagus penelusurannya baru denger juga dan terbilang project sangat sangat baru yaa dimas
    Semangat dim smoga sukses dan raharja semakin keren nih kalau ini bisa diimplementasi jadi setara dengan kamlus kampus besar lainnya

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.