Observasi Perihal Penginputan Soal Ujian dengan Ibu Mulyati

Pada hari Senin Tanggal 23 Januari 2017,

Angga melakukan observasi perihal penginputan soal Ujian dengan Ibu Mulyati. Setelah sampai di ruangannya, beliau sedikit sibuk.

Setelah Bu Mulyati sudah tidak sibuk, Angga mulai menyanyakan beberapa pertanyaan seputar penginputan soal, dari proses hingga kendala saat menginput soal :

Pertama kali Angga menanyakan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat soal ?

Bu Mul (panggilan Bu Mulyati) menjawab : Tergantung keadaan soal, dalam artian jika matakulah yang lama kemungkinan menggunakan beberapa soal yang semester kemarin hanya saja nomor nya yang diacak dan melakukan itu hanya butuh waktu sebentar sekitar 30menitan, sedangkan jika matakuliah tersebut baru, maka proses pembuatan soalnya lumayan lama sampai 3harian, karena soal tersebut dimulai dari awal semuanya.

Kemudian Angga menanyakan biasanya Bu Mul membuat soal nya menggunakan format apa?

Bu Mul menjawab : Biasanya Ibu menggunakan microsoft word karena sudah biasa dibandingkan dengan menggunakan google docs yang belum biasa, memang lebih enak menggunakan google docs karena otomatis langsung tersimpan.

Angga menanyakan kembali, lebih sulit membuat soal PG atau Essay?

Bu Mul menjawab :  Lebih sulit membuat soal PG, karena memilih opsionalnya itu sulit harus ada salah satu jawaban pengecohnya atau menjebak, sedangkan Essay kesulitannya hanya saat mengoreksinya karena memakan banyak waktu dan ada standar jawabannya .

Angga bertanya lagi, apakah Ibu selalu memenuhi standar format soal ujian yang telah ditentukan oleh Kampus saat menginput soal?

Bu Mul menjawab : Iyah Ibu selalu memenuhi standar format, tapi kebanyakan dosen tidak menggunakan format yang ditentukan masih banyak yang berantakan, karena pertama lupa atau malas dan kedua karena mereka pikir ada tim khusus edit soal jadi diserahkan kepada tim tersebut (ADM)

Kemudian, setelah soal sudah jadi lalu di kirim lewat apa dan bisa kah lewat lain serta kirimnya kesiapa (jika via RInfo menggunakan subjek apa)?

Bu Mul menjawab : Ketika soal sudah selesai, Ibu kirim via Rinfo kirim ke sekjur kemudian nanti di ACC oleh Kajur dengan menggunakan subjek biasa contohnya “soal” (subjek bebas tidak ditentukan) selain via Rinfo bisa juga lewat flashdisk .

Kemudian apakah Ibu pernah ketika soal sudah kirim kemudian Ibu ingin merubah atau menambahkan soal? Jika pernah, prosesnya bagaimana?

Bu Mul menajawab : Ibu belum pernah, tapi setau Ibu jika seperti itu akan ribet prosesnya harus mengurus persyaratan dan sebagainya.

Angga bertanya lagi, apakah ada notifikasi dari sekjur ketika soal tersebut sudah di ACC oleh Kajur?

Bu Mul menjawab : Notifikasi detailnya sih tidak ada, hanya saja sekjur membalas email tersebut kurang lebih dengan kata “Terima kasih”.

Kemudian, ketika Sekjur mengirim email untuk mereminder Ibu terlebih dahulu? kapan? Apakah email dengan kata-kata sendiri atau dari sistem? Lalu apakah isi email tersebut ada tanggal mulai kumpulkan soal sampai duedate nya?

Ibu Mul menjawab : Iyah terlebih dahulu kajur mengirim email reminder kira-kira 2 atau 3 minggu sebelum ujian dan email tersebut dengan kata-kata sendiri bukan dari sistem. Isi emailnya berisi tanggal tersebut.

Serta jika Ibu pernah telat mengirim soal tersebut, apakah dapat teguran dari sekjur ? berupa apa?

Bu Mul menjawab : Ibu pernah telat, tidak mendapat teguran tapi hanya dikirimkan email berupa reminder duedate untuk mengirim soal.

Karena waktu sudah menunjukkan makan siang, akhirnya selesa observasi dengan Bu Mul nya. Beliau Baik banget dan jika ada yang belum paham boleh datang kembali.

Terima kasih 🙂

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Views All Time
Views All Time
139
Views Today
Views Today
1
145 Total Views 1 Views Today

One Response

  1. verrrrryyyy good angga (:
    lagi2 mamoi serasa baca komik. hehehe
    i like it.

    mamoi langsung menangkap apa yg bisa dijadikan permasalahn dalam hal ini dan asalannya ^^
    salah satunya adalah subjek email yang “sesuka hati”.
    itu bisa menyebakan kesulitannya user ketika mau cari soal tsb krn tidak adanya kode unik. dan masih banyak lagi.
    Angga coba analisa yah :*

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.