Why Timur Pyramid Strategy (TPS)

Oleh Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM

Pernahkah kita tahu bentuk Pyramid seperti apa? Tentunya, semuanya tahu Pyramid itu apa, bagaimana, dan seperti apa? Nah. Pembahasan kali ini yaitu bagaimana menghubungkan Pyramid dengan strategi kinerja yang ingin dicapai.

Namun, sebelum itu perlu diketahui juga bahwa Teori Pyramid ini banyak digunakan dalam memecahkan suatu masalah atau mengetahui tingkatan/level sebuah organisasi. Pyramid yang membantuk seperti sebuah segitiga. Dimana–dalam sebuah organisasi biasanya di bentuk seperti gambar dibawah ini;

Yang harus kita pahami antara dasar, tengah, dan pucuk memiliki tingkatan yang berbeda. Artinya pekerjaan dan tanggung jawab pun akan terasa sangat berbeda.

Semakin runcing keatas, maka menandakan wilayah kerja semakin sempit namun memiliki tanggung jawab yang besar.

Jika diaktualisasikan kedalam bentuk bimbingan, maka bisa di ibaratkan bahwa terdapat wilayah yang dibagi kedalam 3 (tiga) tingkatan.

OK. Untuk itu mari membahas satu per satu tingkatan.

  • Level 1: Level ini disebut dasar. Biasanya level ini akan berhubungan dengan strategi operational. Bagaimana ‘mahasiswa’ dapat menciptakan atau mengembangkan ide dan kreatifitas. Cara ini biasanya disebut dengan plan atau rencana yang ingin di kembangkan dalam sebuah project. Tahap awal ini biasanya yang dilakukan adalah membuat why project.

    • Level 1 ini memiliki to do yang mana disebut someone who doing a job. Artinya, Level 1 ini akan lebih banyak mengerjakan pekerjaan lapangan. Misal, seperti pembuatan project official website. Maka–Level 1 ini yang akan mendevelope/mengeksekusi segala hal. Installasi, Isi content, rapihkan tata letak, dsb. Pada intinya, Level 1 ini banyak berkaitan langsung dengan project tersebut.

  • Level 2: Level ini disebut tengah.  Biasanya level ini berhubungan dengan strategi tactical. Taktik berarti sebuah cara untuk mencapai tujuan. Tahap ini mahasiswa di tuntut untuk lebih banyak berinisiatif. Misal, apa, bagaimaan, kapan, dimana, dan dengan siapa mereka melakukan project ini. Tahap ini biasanya sudah mulai membuat strategi project lalu mendiskusikannya bersama teman satu Tim untuk eksekusi selanjutnya.

    • Level 2 ini memiliki to do yang mana disebut someone who think about conceptArtinya, Level 2 ini akan lebih banyak memikirkan concept project dan menyalurkannya ke Level 1. Misal, segala sesuatu yang ingin di bangun ke dalam project maka Level 2 ini akan banyak berdiskusi dengan Level 1 sampai concept or idea itu bisa dieksekusi oleh Level 1. Pada intinya, Level 2 ini tidak berkaitan langsung dengan project

  • Level 3: Level ini disebut pucuk. Pada level ini perkerjaan akan semakin sempit namun memiliki tanggung jawab yang besar. Mengapa demikian? Level ini merupakan wilayah pemimpin untuk show off. Artinya, dikatakan sebuah project berhasil jika stakeholder memuji hasil kinerja Tim (Level 1 dan Level 2).
    Pekerjaan Level 3 lebih ke arah bagaimana menampilkan hasil kinerja bawahannya. Strategi corporate ini menjadi level pucuk karena tanggung jawabnya untuk mempersembahkan yang terbaik.
    Level ini juga bisa dikatakan level yang lebih memikirkan ke arah visi dan misi sebuah project.

    • Level 3 ini memiliki to do yang mana disebut someone who make decisisionArtinya, Level 3 ini yang akan memberikan keputusan apakah sebuah project itu bagus atau tidak. Bermanfaat atau tidak. Layak atau tidak. Sehingga dalam memberikan report terhdapat stakeholder lebih di pilah pilih. Bagaimana cara untuk menunjukkan hal baru yang bermanfaat. Sehingga relasi lebih ke arah menyukai hal tersebut.

Nah! Begitulah sedikit strategi pyramid. Maka–semakin tinggi tingkatan level, cara pikir dan cara pandang terhadap suatu project akan semakin berbeda seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya. Semangat!!

Views All Time
Views All Time
301
Views Today
Views Today
2
391 Total Views 2 Views Today

Article written by

Love is care !

14 Responses

  1. Awalnya memang sudah tau apa yang dimaksut strategy pyramid, tetapi masih dasarnya saja dan di cermi kak Hap ini semakin menambah informasi yang vio miliki tentang betapa besarnya tanggung jawab dan sudut pandang yang dimiliki oleh seseorang yang berada di level 3 atau level puncak tersebut, terimakasih kak Hap 😀

  2. it’s better from yesterday 🙏
    jadi lebih jelas sebenarnya seperti apa sih kerjaan tiap level💪
    krn ini gambaran umum, Hap tinggal buat part 2 yg berisi ttg Aptisi. like agenda dari aptisi itu sendiri disetiap level mau ngapain aja, ada berapa hal, due nya seperti apa dll yg lebih detail dari aptisi itu sendiri.
    Hap juga harus berusaha berada dilevel 3. dimana ketika level satu lagi do somethings maka harus ditentukan jelad due nya agar ga hanya update status lagi proses buat cermi dll. itu akan membuat produktivitas dan thermoilearning level 1 low.
    level 3 harus jelas big dream nya. level 2 pikirkan ide utk mencapainya. level 1 get it done small dream nya sampai pada akhirnya menjadi big dream dari level 3.

  3. Waah ternyata didalam 3 piramida masing2 ada tanggung jawab dengan detailnya jelas banget pertahap2nya. Jadi saya lebih tau untuk menyusun strategi dalam menyusun Tesis dengan mengikuti Piramida diatas tahap2nya. Semangat Hap.. Mksh ya cerminya jadi lebih paham ^_^

  4. Menarik sekali,
    Jadi semakin memahami apa itu teori Pyramid,
    ka hap juga mengemas artikelnya dengan bahasa yang simple dan mudah pahami.

    semangat 😀

  5. Thanks for sharing kak hap .
    Dari level 1 , 2 dan 3 sangat amat menjelaskan bagaimana kita harus menjalani proses itu dengan tanggung jawab dan pandangan yang lebih luas untuk hasil yang lebih baik .
    Karena setiap sebuah pencapain harus memiliki strategy yang di buat sebaik mungkin .

  6. jadi tau tentang teori tentang pyramid ini, untuk mencapai sesuatu harus ada level levelnya seperti yg dijelaskan diatas ada level awal tengah dan pucuk ^^

    terimakasih ya ka hap ^^

  7. Sperti halnya pyramid pasti setiap tingkatan mempnyai tanggung jawab yang diemban dari level 1 sampai dengan 3, nice sharing ka hap 😊
    Thanks infonya juga ya ka Hap Romzi jadi mengerti hehe😊😊

  8. Hi Ka Hap 💐
    Thanks For Sharing 😉
    Jadi lebih paham untuk Tingkatan Level 1, 2 dan 3 sesuai tingkatan pekerjaan dan tanggung jawabnya.

    Pastinya setiap tingkatan level 1,2 dan 3 memiliki tanggung jawab dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.. semoga kelak bisa menjalankan step by step level strategy pyramida 🤗.. Thanks Ka Hap 🍀

  9. Setiap level pasti memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing pastinya. Seperti yang K Hap bilang, mahasiswa berada di level 1 dan segala sesuatunya harus di kerjakan dengan jelas kapan selesainya. Semoga dengan adanya strategy ini bisa memotivasi diri supaya semua tugas yang dikerjakan selesai dengan tepat waktu dan tanpa menunggu tugas apa yang akan diberikan, karena dari diri kita sendiri memilki inisiatif untuk mengerjakan apa yang seharusnya di kerjakan demi kemajuan dan kelancaran project..
    Thanks for sharing K Hap ^^

  10. Thanks for Sharing Kak Hap

    Ternyata luar biasa sekali ya tanggung jawab Top Management, orang yang mampu menguasai skill ini pasti mempunyai management skill yang luar biasa karena dia mampu menghandle level management dibawahnya. Thank you Kak 😀

  11. Setiap tingkatan mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing yang berbeda tetapi ketiganya saling berkaitan dari level 1 dan level 2 serta level 3.
    Terima kasih kasih ka hap sudah sharing, menambahkan pengertian Diky tentang strategi pyramid^^

  12. Pasti setiap level mempunyai urutan dan tanggung jawab yg berbeda, dari yg mudah, sedang dan berat karena akan ada proses untuk bisa berada dipuncak. Semoga Dewi dapet membuat strategi sebaik mungkin dan menikmati setiap prosesnya😊
    Thanks for sharing Ka Hap😍

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.