Simposium Cendekia Kelas Dunia 2019 at Alphabet Incubator

Hallo sahabat TimUR, balik lagi di cermi erlin nih, kangen gak?WKWK

Kaliini Erlin mau cerita tentang pengalaman workshop SCKD 2019 kemarin di Alphabet Incubator loh, yang di adakan pada Kamis, 22 Agustus 2019.

Kalian tau ga apasih SCKD itu? SCKD singkatan dari Simposium Cendikian Kelas Dunia,

Welcome to Prof. Akbar Rhamdhani  🅰🚀

Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) Tahun 2019, merupakan program unggulan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti, bekerja sama dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), dan Direktorat Jenderal Diplomasi dan Informasi Publik, Kementerian Luar Negeri, yang mengundang ilmuwan diaspora Indonesia dari perguruan tinggi, serta lembaga penelitian dan ilmu pengetahuan terbaik di berbagai belahan dunia.

Para ilmuwan diaspora terpilih yang hadir dalam program SCKD 2019 ini merupakan ilmuwan diaspora yang telah memberi sumbangsih tinggi bagi ilmu pengetahuan negeri, yang memiliki rekam jejak akademik mumpuni, bahkan mampu meraih sederet prestasi yang karyanya diakui di tingkat dunia.

“Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan SCKD 2019 ini memang meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena momentum acara bertepatan dengan tahun pembangunan sumber daya manusia yang kini sedang diprioritaskan oleh Pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Ali Ghufron Mukti, Jumat (9/8).

Dirjen Ghufron menyebut, target peserta sebelumnya hanya sekira 500 orang. Namun setelah dibuka pendaftaran secara online melalui laman diaspora.ristekdikti.go.id dalam kurun waktu kurang dari seminggu pendaftar telah mencapai 2.500 orang lebih. Tak sedikit pendaftar yang berprofesi di luar akademisi. Bahkan, para millennial pun tertarik mengikuti kegiatan yang bersifat ilmiah ini. Tekait hal tersebut, nantinya para pendaftar akan diseleksi dengan mempertimbangkan ketertarikan bidang keilmuannya.

Dalam SCKD 2019 yang bertema Penulisan Artikel bereputasi Internasional, Prof. Akbar menyampaikan :

  • kiat kiat penulisan sebuah Paper,
  • Perbedaan antara Journal Paper dan Conference Paper
  • Tahapan Editorial yang berupa Submittion ->  Editorial board -> Reviewer -> Revision

Prof. Akbar juga menyampaikan dalam menulis sebuah Jurnal kita harus tau tujuan apa yang kita ingin capai serta target dan sasaran yang kita tuju.

beberapa hal yang beliau share adalah mengenai :

  • Alasan kenapa kita harus menerbitkan jurnal dan dimana harus menerbitka jurnal tersebut.
  • Conference paper
  • Journal Paper mencakup editorial proccess,know your audiences, start from the “end” (metodology).
  • Impact factor seperti Q1, Citation dan H-Index dalam suatu paper.
  • Planning publications from a research project.

Jadi beliau datang spesial untuk  🅰️🚀 untuk berbagai ilmu yang bermanfaat dan pengalaman yang sangat menyenangkan sewaktu beliau di Swisburne University of Tecnology, Australia. Beliau berbagai ilmu mengenai penulisan artikel yang baik bereputasi internasional loh guysssss😍😍 Sudah banyak artikel-artikel beliau yang bertaraf internasional. Makanya kita harus banyak menimba ilmu dengan beliau. Banyak materi beliau yang sangat bermanfaat tentang editorial tentang indeksasi tentang tips-tip menulis artikel dan masih banyak lagi.

Tak lupa pula kita foto-foto loh guysssss

Keren ya jaketnya? :p WKWKWKWK

pak akbar juga pakai jaket  🅰️🚀 loh. Setelah selesai menyampaikan materi, Prof. Akbar diajak oleh PaUR untuk melihat lihat dan memperkenalkan 🅰🚀, serta menuliskan sebuah kesan dalam kunjungannya ke 🅰🚀 

Terakhir, penutupan foto candid dari kami semua, termasuk Erlin, Okti dan Aul yg nyempil diujung:”)

Sekian dulu ya guys, sampai jumpadi cermi berikutyaaaaaaaa:)

 

 

 

 

Views All Time
Views All Time
37
Views Today
Views Today
1
44 Total Views 1 Views Today

3 Responses

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.